HOW TO LOVE MY SELF FIRST?

Assalamu'alaikum..

Salam mental healthy..

Hallo sahabat psycho! Bagaimana kabar semuanya? Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan dan kenikmatan serta lindungan Allah yah, Aamiin..

Ini adalah tulisan yang pertama dari blog ini yah sahabat psycho. Nah, untuk yang pertama ini penulis ingin sedikit berbagi nih tentang "Self Love". Apasih self love itu?

Hm, sebelum penulis sampaikan apa itu self love, karena ini adalah tulisan pertama maka penulis ingin perkenalan dulu yah? Singkat aja kok :v

Oke langsung aja yah, nama saya Ridho Nur Robangi, umur 18 tahun, saya seorang pelajar tingkat akhir (kelas XII) di salah satu madrasah aliyah di Kota Kebumen yaitu Madrasah Aliyah Negeri 2 Kebumen. Saya tinggal di Desa Karangduwur RT 3 RW 6, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah.

Oiya, sebelum saya menuliskan banyak hal tentang kesehatan mental, pendapat para ahli, dan juga tips-tips hidup sehat nantinya, ada beberapa hal yang perlu sahabat psycho perhatikan yah :

1. Saya akan menyebut diri saya munyuk yah? Apasih munyuk? Gak tau deh, panggil aja admin munyuk, hehe..

2. Pembaca yang budiman juga akan ada sebutan tersendiri yah, jadi semua yang ikut mendalami diri sendiri lewat blog ini akan dipanggil sahabat psycho.

3. Terakhir, untuk setiap tulisan yang saya posting atau saya share di blog ini, kita sebut saja dengan menthy. Apasih artinya, nyuk? Gatau deh pokoknya sebut itu aja yah :)

Gimana, setuju yah? :)

Oke baik, langsung aja nih ya..

Untuk  menthy yang pertama ini munyuk dapatkan setelah ikut webinar : "How to Love Myself First" bareng Kak Zahra Frida Intani, M.Psi., (Psikolog Klinis, Founder Hanania Consulting).

Oke, cuss..😊

Jadi SELF LOVE (kalau dalam ilmu psikologi lebih common disebutnya SELF COMPASSION), itu adalah sikap/perilaku menerima diri sendiri apa adanya serta kasih sayang terhadap diri sendiri saat dalam keadaan terpuruk, gagal, melakukan suatu kesalahan, atau saat merasa diri ini tidak sempurna.

Kalau cara bahasa kita tuh apayah? WELAS ASIHH lah, welas asih terhadap diri sendiri. Gituu..😇

Nahh, trus gimana nih caranya agar kita bisa sayang sama diri sendiri?🤔

1. Kita harus menyadari dan mengenal siapa sih diri kita sebenarnya? Karena kalau kita sendiri nda paham/nda kenal sama diri kita sendiri, bagaimana kita bisa mau memahami orang lain? Jadi jangan sampai yah, kita tuh merasa bingung kita itu siapa.

2. Setelah kita kenal diri kita, paham siapa diri kita, selanjutnya kita harus menerima diri kita sendiri itu seperti ini adanya dan dalam kondisi apapun (bukan brti nda mau usaha lho ya!). Maksudnya kita harus menerima semua kelebihan serta kekurangan yang ada pada diri kita tanpa merasa benci. Karena setiap manusia kan punya kelebihan dan kekurangan masing-masing toh?

3. Kita harus punya rumusan tujuan hidup kita nih dimasa depan.

4. Next, tanyakan pada diri sendiri. Apakah yang kita lakukan sekarang berkontribusi untuk tujuan hidup kita?

5. And the last, seringlah merefleksikan diri dan evaluasi diri. Tapiii, dengan cara yang adil yah terhadap diri sendiri😁

Hm, susah ya dipahami😁

Gini aja yah, ibaratee Nahkoda yang akan berlayar dengan kapalnya. Nah, nahkoda tersebut harus tahu semuaa seluk beluk kapal yang akan digunakannya berlayar. Kapal jenis apa? Bagaimana kondisi kapal itu? Ada apa aja di dalamnya? Kelebihan kapal itu apa? Kelemahannya apa? Perangkat safety nya apa? Dll.. Jadi saat tengah berlayar ada masalah, nahkoda tersebut bisa dengan mudah nih menangani. Karena sudah paham dengan seluk-beluk kapalnya itu. Begitu juga dengan diri kita ini sahabat psycho, kita harus paham nih sama diri kita sendiri, siapa diri kita? Bagaimana kondisi kesahatan fisik mental kita? Apa kelebihan kita? Kekurangan kita? Dll.. Jadi kita tidak akan kesusahan menghadapi masalah-masalah kita nantinya.

Trus, sebuah kapal itu juga pasti punya tujuan yah? Nah, hidup kita pun samaa. Harus punya tujuan yang jelas. Kapal aja kalau nda punya tujuan pasti nda berguna. Mau ngapain coba ngombang-ambing di laut? Bolak balik muter-muter di samudra? Ehehe. Mungkin awalnya belum krasa tuh, karena mungkin masih bisa menikmati pemandangan indah nan menakjubkan di tengah laut sana, mau makan tinggal makan. Tapi, ntar pas waktunya bekal habis gimana? Mau ngapain deh?

Nah, jadi hidup harus punya tujuan yah sahabat psycho, kaya kapal tuh. Jadi dermaga akhir tujuan kapal itu lah sama dengan tujuan hidup kita..😇

Oiya satu lagi nih, hasil penelitian Kak Zahra waktu masih S1 (tentang kebijaksanaan) itu singkatnya gini.

Kalau di luar negeri (barat) orang yang dikatakan bijaksana itu yg punya kemampuan koginitif tinggi. Jadi bisa dengan cepat menganalisis pro kontra suatu masalah.

Tapi, bedanya dengan di Indonesia, orang dikatakan bijak itu yang pandai merefleksi diri. Misal (hasil wawancara Kak Zahra dengan korban gempa Jogja), saat warga ditanya apa yg mereka rasakan? Mereka menjawab "Alhamdulillaah, masih ada yang selamat, anak masih selamat, masih dilindungi Allah," dll. Mereka nda menjawab sedih, atau kehilangan apa.

Jadi, bijak itu bukan fokus dengan apa yang sudah hilang yah, tapi fokus dengan apa yg masih kita miliki, dan selalu bersyukur tentunya😇

Gimana sahabat psycho? Masih nda mau latian SELF LOVE? Ayo deh kita tuliskan apa yg akan kita lakukan sebagai bentuk sayang pada diri sendiri.. Semangatt.!!☺️

Oke, sekian dulu menthy kali ini yah, makasih yang udah baca. Kalau sahabat psycho mau ngirim saran dan kritik sangat boleh yah buat munyuk.. Boleh langsung di kolom komentar atau bisa juga ke email munyuk yah aaridho07@gmail.com.

Salam mental healthy..

Wassalamu'alaikum..


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGANTAR PENULIS